Peneliti Singapura Beberkan Cara Membobol PIN Android

GagahAnugrah - Singapura, (Rabu, 11 Januari 2018) Sensor-sensor yang merupakan fitur unggulan smartphone, seperti akselerometer, giroskop dan sensor jarak ternyata bisa menjadi celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengorek informasi pribadi anda, ungkap Dr. Bashin dan rekan-rekannya para peneliti dari Nanyang Technological University, Singapura (NTU Singapore), yang penelitiannya dipublikasikan di Arsip Cryptology ePrint tanggal 9 Desember lalu.

Dr. Shivam Bhasin, Peneliti NTU Singapur Sumber: sciencedaily.com

Dengan data-data yang dikumpulkan dari sensor-sensor smartphone dan studi algoritma, para peneliti itu berhasil membobo Smartphone Android dengan akurasi 99,5%. Mereka memperhatikan model nomor yang telah ditekan oleh penggunanya, bagaimana telepon dimiringkan dan intensitas cahaya yang ditutupi jari-jemari.

Dalam penelitiannya, pertama-tama peneliti menginstall aplikasi khusus di dalam smartphone android. Aplikasi ini berfungsi untuk mengumpulkan data dari enam buah sensor yang berbeda, yaitu: akselerometer (sensor kecepatan, giroskop (sensor bidang), magnetometer (sensor magnetik), sensor jarak, barometer (sensor tekanan udara) dan sensor cahaya.

"Ketika kamu memegang smartphone sambil memasukkan nomor-nomor PIN, gerakan smartphonemu saat menekan tombol 1, 5 dan 9 berbeda-beda. Begitu juga intensitas cahaya yang diterima smartphonemu ketika menekan tombol 1 dan tombol 9 dengan ibu jari akan berbeda," begitu ungkap Dr. Bashin yang sudah 10 bulan meneliti hal ini. Beliau menjelaskan, dari data-data inilah seseorang memiliki celah untuk memprediksi nomor PIN sebuah smartphone.

Sampai saat ini, informasi dari sensor handphone dapat diambil dengan mudah oleh aplikasi-aplikasi jahat. Apalagi penyaringan aplikasi di Play Store relatif sangat longgar.

"Ini adalah sebuah celah bocornya PIN android, yang dikhawatirkan, informasi yang didapat dari sensor-sensor smartphone membawa banyak informasi pribadi pengguna. Hal ini merupakan implikasi pribadi yang harus dipikirkan perusahaan", ujar Prof Gan, salah satu partner Dr. Bashin.

(Sumber: sciencedaily.com)

Source

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »